Seringkali mengeluarkan kentut dianggap tabu, apalagi jika kentut
dilakukan di sekitar banyak orang. Meskipun belum tentu kentut itu bau
busuk, tetap saja orang yang mendengar suaranya akan menutup hidung
mengantisipasi kemungkinan bau yang akan tercium. Tahukah Anda? Di
samping kentut membuat rongga
perut menjadi lega, ternyata
kentut mungkin bisa dijadikan terapi bagi orang yang punya kecenderungan tekanan darah tinggi.
Dalam percobaan pada tikus, hewan pengerat tersebut yang punya
kandungan gas lebih sedikit memiliki kecenderungan tekanan darah lebih
tinggi. Begitu juga sebaliknya. Dari percobaan yang dilakukan di Johns
Hopkins University itu, gas dalam perut tersusun salah satunya dari
hidrogen sulfida yang memiliki andil dalam mengatur tekanan darah.
Semakin tinggi kadarnya, maka tekanan darah ikut menurun.

Hidrogen sulfida dihasilkan di dua tempat dalam tubuh. Yaitu bakteri yang tinggal di dalam usus dan hasil reaksi
enzim dalam pembuluh darah. Cara kerja gas beracun ini dalam menormalkan tekanan darah adalah dengan
melemaskan enzim pembuluh darah. Inilah yang kemudian diduga kuat dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi.
Dikutip dari Media Indonesia, penelitian ini belum mencapai tahap
final meskipun kemungkinan bisa dipakai sebagai terapi. Salah satu
masalah yang mesti dikaji adalah soal dosis. Dengan perbedaan besaran tubuh manusia dan tikus, harus dipastikan dosis yang tepat jika akan dipakai sebagai terapi
hipertensi. Selain itu, keberadaan gas di perut juga bisa membahayakan bagian tubuh yang lain.
“Mesti diketahui dosis yang efektif sebab tentunya ada
perbedaan dalam ukuran tubuh antara manusia dan tikus,” kata Profesor
Yao Yuyu dari Rumah Sakit Zhongda.
dari : http://sidomi.com/110456/kentut-konon-bisa-untuk-obat-hipertensi/