Cari Blog Ini

Jumat, 06 September 2013

12 Kades Dapat Penyuluhan Pajak

Jumat, 06 September 2013 00:40 WIB
JATINANGOR (GM) - Sebanyak 12 kepala desa (kades) dan puluhan aparat pemerintahan desa se-Kecamatan Jatina-ngor, Kab. Sumedang, Kamis (6/9), mendapatkan penyuluhan dari pihak Kecamatan Jatinangor, terkait program pelayanan bidang dana bagi hasil (DBH) pajak daerah, retribusi, dan alokasi dana desa (ADD) dengan mengambil tempat di kantor Kecamatan Jatinangor.

Camat Jatinangor, Bambang Rianto melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Juni Sujatnika, kepada wartawan di ruang kerjanya, mengatakan, pembinaan dilakukan lagsung seksi pemberdayaan masyarakat desa (PMD). Mereka digembleng dan diberi wawasan dengan harapan tertanam sikap terbuka dan transparan dalam semua program atau kegiatan untuk kepentingan warga.

"Sudah menjadi kewajiban kami dalam melakukan pembinaan kepada mereka. Pembinaan itu tentu saja dalam bidang apa pun supaya meningkatkan potensi desa," terangnya.

Pembinaan lainnya, katanya, di antaranya terkait peraturan-peraturan normatif yang sudah ada undang-undangnya. Dengan begitu, mereka bisa memahaminya sehingga bisa direalisasikan dengan tepat.

"Sehingga setelah dibina, langkah mereka sejak dari pengajuan, pengalokasian sampai dengan laporan pertanggungjawaban akan sesuai aturan," terangnya.

(B.115)**

Pencalonan Hatta Rajasa Sudah Final

Sindonews.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Krishna Hasibuan mengatakan, Hatta Rajasa sebagai calon presiden (capres) dari PAN merupakan keputusan final.

Bara menjelaskan, hal itu didasarkan hingga April 2014 mendatang, PAN tidak akan mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

"Keputusan Pak Hatta itu melalui rakernas jika ingin mengubah atau meninjau kembali juga melalui rakernas. Kita tidak akan rakernas hingga April 2014 mendatang," katanya, saat dihubungi KORAN SINDO, Selasa (27/8/2013) malam.

Menurutnya, saat ini PAN lebih terfokus pada pemilihan legislatif (pileg) mendatang dibanding dengan pemilihan presiden (pilpres). Pasalnya, jika dapat meraih suara yang baik di pileg, tentunya akan memuluskan jalan Hatta sebagai capres.

"Hasil pileg akan menentukan kekuatan partai-partai dalam pemilihan presiden. Jadi kita tidak perlu memusingkan soal pemilihan presiden. Karena fokusnya adalah supaya kita mendapatkan presentase yang signifikan pada pemilu legislatif," ucapnya.

Dia mengatakan, PAN memliki target dua digit dalam pileg mendatang. Strategi PAN untuk menaikan elektabiltas Hatta, PAN akan menunjukkan kepada rakyat bahwa dia adalah sosok yang memiliki program dan visi yang jelas.

Ditanyakan elektabitas PAN yang tak cukup baik. Bara mengatakan bahwa hal tersebut dapat berubah. Menurutnya, selama reformasi ini tidak ada kekuatan politik yang betul-betul dominan atau menang mayoritas secara mutlak dalam pemilihan legislatif.

"Trend ini kemungkinan akan terus terjadi dalam 2014. Jadi setelah pemilihan legislatif akan membentuk koalisi tetapi keputusannnya bagaimana nanti kita lihat perkembangannya," tandasnya.

(maf)

Waspadai Pemilih Hantu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo menyatakan, dari sisi niat baik, rencana Daftar Pemilih Khusus (DPK) sangat bagus karena menunjukkan niat baik agar semua orang yang mempunyai hak pilih bisa memilih dalam pemilu.
"Mereka yang namanya hilang bisa mendaftarkan diri. Namun di sisi lain, ini membuktikan kelemahan dan kerawanan DPT (daftar pemilih tetap). Kelemahannya,  karena meski sudah ada data BPS dan e-KTP tetap saja negara tidak sanggup mendata dengan akurat data kependudukan yang paling mendasar, yaitu tempat tinggal, migrasi keluar, migrasi masuk dan meninggal," ujar Dradjad Wibowo, Rabu (4/9/2013). 
Belum lagi, lanjut Dradjad,  buruknya citra parpol dan politisi. Kelemahan ini menurutnya bisa membuat golput tinggi  dalam pemilu 2014. Masyarakat  akan malas mengecek apakah namanya ada dalam DPT atau tidak. Di sisi lain, juga mengundang kerawanan manipulasi suara.
Data yang tidak akurat, Dradjad menegaskan, akan memperbanyak kertas suara tidak terpakai yang bisa dicobolosi sendiri oleh oknum tertentu. Di perkotaan saja bisa terjadi, apalagi di daerah yang lebih jauh. Karena negara tidak mampu mengatasi hal itu. Parpol dan caleg harus proaktif agar tidak dicurangi.
"Saya sendiri sudah meminta kepada caleg PAN untuk proaktif meminta DPT dan mengecek apakah pemilih yang sudah berkomunikasi dengannya benar-benar ada dalam DPT. Selain itu untuk mengecek di setiap TPS jangan sampai ada pemilih hantu. Yaitu, namanya ada dalam DPT, orangnya tidak ada, tapi suaranya ada seperti terlihat dari jumlah kertas suara di TPS," urainya. 
Kelemahan dalam DPT ini, Dradjad menegaskan kembali, memang menambah mahal biaya politik bagi parpol dan caleg.

Jumat, 07 Juni 2013

INSPIRASI DARI YANG TERPINGGIRKAN

pan.or.id – Jakarta – (06/04) DPP Partai Amanat Nasional pada 06 Juni 2013 menerima kado istimewa. Hadiah ini diberikan kepada Ketua Umum Partai Amanat Nasional oleh salah satu penghuni Lapas Sukamiskin Ibu KM (inisial : red).
Ibu KM merupakan Narapidana yang dibina di lapas Khusus Perempuan Sukamiskin Bandung, bersama surat yang berisikan curhatan nasib penghuni lapas sukamiskin, dalam suratnya Ibu KM Menjelaskan bahwa karena beban hidup harus menghidupi 2 putra dan 7 putri sekaligus berstatus sebagai orang tua tunggal, maka Ibu KM terpaksa harus berurusan dengan masalah hukum. Disamping itu putra putri ibu KM tidak mengetahui pekerjaan yang dilakukan oleh Ibu KM.
Dalam lapas, Ibu KM tidak menjadi putus asa dan terpuruk dengan keadaan, Ibu KM menjadi inspirator dengan membentuk komunitas “Permata” (Pekerjaan dan Mata Pencaharian Warga Binaan), dalam komunitas itu mereka membuat kerajinan dari mahan Motte, Benang Rayut, dan lainnya.
Kegiatan ini merupakan kegiatan di luar lapas, sehingga tidak mendapatkan pendanaan dari lapas. Kami memang tidak boleh memegang uang tunai, namun bisa dititipkan kepada petugas bagian Registrasi.
Komunitas ini mampu mempersatukan setiap elemen di lapas, sehingga mengurangi perkelahian, karena diwaktu luang mereka melakukan kegiatan produktif. Dan masih banyak warga binaan yang mau bergabung namun karena keterbatasan dana mereka belum bisa bergabung.
Bersama surat tersebut ibu KM mengirim manik-manik yang dibentuk menjadi souvenir PAN, baik gantungan kunci, jepit rambut, tempat tisu, dan sebagainya.
Melalui sambungan telepon Ketua Umum PAN yang juga komandan Ekonomi Indonesia Hatta Rajasa menyampaikan, “saya sangat berterima kasih atas perhatian Ibu KM, dan saya sangat terharu atas isi surat yang disampaikan, Ibu KM adalah contoh masyarakat yang kreatif, dalam keterbatasan mampu menginspirasi, memang ibu KM pernah berbuat kesalahan, tetapi bukan tak termaafkan, Insya Allah PAN akan membantu Ibu KM dan komunitas permata di Lapas Perempuan Sukamiskin, ini juga termasuk dalam Usaha Nyata PAN.” (HF-LGW)